Inilah firman yang Allah berikan kepada
manusia, segera setelah bumi dan segala isinya selesai diciptakan.
Manusia mendapat mandat untuk memelihara kehidupan bumi dan segala
isinya. Setelah itu Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh
amat baik!
Dalam tuturan kisah penciptaan di kitab
Kejadian, Allah bukan sekedar menghadirkan berbagai mahluk dan alam
semesta: Ia memberi mandat untuk saling berelasi dan saling memelihara
kehidupan. Terkadang manusia menafsirkan ayat ini sebagai kekuasaan yang
diberikan Allah kepadanya untuk berlaku semena-mena terhadap alam
ciptaan. Akibatnya, seringkali perilaku manusia justru menjadi
destruktif dan tidak mempedulikan bumi dan mahluk ciptaan lain.
Egosentrisme manusia kemudian justru menjadi sumber kehancuran alam yang
telah Tuhan ciptakan dengan sungguh amat baik!
Berita kasih tentang pemeliharaan Allah
atas kehidupan diulangi kembali di dalam Perjanjian Baru. Melalui
pengorbanan Tuhan Yesus Kristus, kehidupan yang hancur akibat dosa,
mendapatkan penebusan dan pemulihan dari Allah. Sebuah karya “penciptaan
baru” telah Ia lakukan, dan Ia mengutus para murid-Nya untuk
mengabarkan Kabar Baik (Injil) ini (Matius 28:19-20).
Ketika kita menengok kepada sejarah umat
manusia beberapa dekade terakhir, maka kita perlu tertunduk malu
melihat betapa manusia telah gagal menyadari panggilan agung untuk
memelihara dan merawat kehidupan bersama alam ciptaan. Agama, keyakinan
iman, dan ideologi dimanipulasi dan menjadi selubung paling laku untuk
menyelimuti keserakahan dan arogansi manusia. Lihatlah potret-potret
kehancuran akibat perang, eksploitasi alam, dan kelalaian manusia
terhadap alam ciptaan yang Tuhan percayakan kepadanya.
Saat ini, kita butuh sebuah pertobatan
paradigma misi Kristen. Tuhan tidak memanggil kita untuk menuntut orang
lain agar bersedia mengubah kolom agama di KTP mereka. Tuhan
memerintahkan kita untuk memelihara kehidupan sebagai sesama ciptaan.
Itulah partisipasi yang sempurna kita sebagai manusia ciptaan Tuhan!
Oleh: Pdt. Roy Alexander Surjanegara
0 komentar:
Posting Komentar